Workspace overview











Dalam ILLUSTRATOR kita dapat membuat dan memanipulasi dokumen dan file menggunakan berbagai elemen seperti panel, bar, dan windows.


Setiap pengaturan elemen ini disebut ruang kerja. Ketika kita pertama kali menjalankan Adobe Creative Suite komponen, kita melihat workspace default,

which you can customize for the tasks you perform there. For instance, you can create one workspace for editing and another for viewing,

Kita dapat menyesuaikan untuk tugas yang kita lakukan. Sebagai contoh, kita dapat membuat satu workspace untuk mengedit dan satu workspace lagi untuk melihat,

menyimpannya, dan beralih di antara workspace saat kita bekerja.

Kita dapat mengembalikan ruang kerja default setiap saat dengan memilih pilihan default pada menu> Window Workspace.



Meskipun berbeda di ruang kerja default Flash, Illustrator, InCopy, InDesign, dan Photoshop,

kita dapat memanipulasi elemen dengan cara yang sama dalam software diatas.

Ruang kerja default Photoshop yang khas:

Menu bar di bagian atas mengatur perintah di bawah menu.

Panel Tools (disebut palet Tools di Photoshop) berisi Tools untuk membuat dan mengedit gambar, karya seni, elemen halaman, dan sebagainya.

Tools yang saling berkaitan dikelompokkan bersama.

Panel Control (disebut options bar di Photoshop) menampilkan pilihan untuk Tools yang sedang dipilih. (Flash tidak memiliki Control panel.)

Jendela Dokumen (disebut Stage di Flash) menampilkan file yang kita kerjakan.

Panel (palet disebut di Photoshop) membantu kita memonitor dan memodifikasi pekerjaan kita.

Contohnya termasuk Timeline di Flash dan palet Layers di Photoshop. panel tertentu ditampilkan secara default,

tetapi kita dapat menambahkan panel apa saja dengan memilihnya dari menu Window. Banyak panel menu dengan pilihan panel-spesifik.

Panel dapat di group, stacked, atau docked.

  • SELENGKAPNYA.......



  • untuk lebih lengkap dan update tentang photoshop silahkan kunjungi :

    www.photoshopsimpletutorial.blogspot.com

     
     
     

    Total Pageviews